1)Pengertian uang :
Uang merupakan alat tukar dan alat pembayaran yang sah. pada masa-masa sebelumnya, pembayaran dilakukan dengan cara barter, yaitu barang ditukar dengan barang secara langsung.
2) Jenis-jenis uang :
Uang kartal adalah uang yang digunakan sebagai alat pembayaran dalam kehidupan sehari-hari. Uang kartal berupa uang logam dan uang kertas, mata uang negara kita adalah Rupiah, uang pertama yang dibuat oleh Indonesia adalah Oeang Republik Indonesia.
Lembaga yang bertugas dan mengawasi peredaran uang rupiah adalah Bank Indonesia, sedangkan perusahaan yang mencetak uang rupiah adalah Perum Peruri (Percetakan Uang Republik Indonesia).
- Uang giral adalah surat berharga yang dapat diuangkan di bank atau dikantor pos. Contoh uang giral, cek, giro pos, wesel dan surat berharga.Uang giral biasanya digunakan untuk transaksi dengan nilai uang yang sangat besar.
3) Lembaga Keuangan :
Lembaga keuangan adalah badan usaha yang kekayaannya terutama dalam bentuk aset keuangan atau tagihan (claims) dibandingkan aset nonfinancial atau aset riil. Lembaga keuangan memberikan kredit kepada nasabah dan menanamkan dananya dalam surat-surat berharga. Di samping itu, lembaga keuangan juga menawarkan berbagai jasa keuangan antara lain menawarkan berbagai jenis skema tabungan, proteksi asuransi, program pension, penyediaan sistem pembayaran dan mekanisme transfer dana. Lembaga keuangan merupakan bagian dari sistem keuangan dalam ekonomi modern yang melayani masyarakat pemakai jasa-jasa keuangan.
4 Pengertian bank :
badan usaha yang menghimpun dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
NE LANJUTANNYA
5 Klasifikasi bank :
Bank diklasifikasi berdasarkan berbagai macam perspektif, yaitu:
A. Segi fungsinya,
B. Segi kepemilikannya,
C. Segi status, &
D. Segi penentuan harganya.
Berdasarkan segi fungsinya, bank diklasifikasi menjadi:
A. Bank umum (komersial + syariah): bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberi-kan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
B. BPR: bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasar-kan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Berdasarkan segi kepemilikannya, bank diklasifikasi menjadi:
1. Bank Pemerintah: bank yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah;
2. Bank swasta nasional: bank yang seba-gian besar modalnya dimiliki oleh swasta nasional Indonesia;
3. Bank koperasi: bank yang sebagian besar atau seluruh modalnya dimiliki oleh perusahaan berbadan hukum koperasi;
4. Bank asing: bank yang sebagian besar atau seluruh modalnya dimiliki oleh asing, baik swasta maupun pemerintah asing.
5. Bank campuran: bank yang modalnya dimiliki swasta nasional Indonesia dan asing, dan pada umumnya sebagian besar sahamnya dimiliki oleh swasta Indonesia.
Berdasarkan segi statusnya, bank diklasifikasi menjadi :
1. Bank devisa: bank yang melaksanakan transaksi luar negeri atau transaksinya berhubungan dengan valas.
2. Bank nondevisa: bank yang tidak diperbolehkan melakukan transaksi dengan luar negeri atau berkaitan dengan valas.
Berdasarkan segi cara menentukan harga, bank diklasifikasi menjadi :
1. Bank konvensional: bank yang dalam menentukan harganya menetapkan suatu tingkat bunga tertentu, baik untuk dana yang dikumpulkan maupun disalurkan.
2. Bank syariah: bank yang penentuan harganya tidak menetapkan suatu tingkat bunga tertentu tetapi didasarkan pada prinsip-prinsip syariah.
NE LANJUTANNYA JG
6.Deregulasi perbankan indonesia :
Salah satu maksud dari kebijakan deregulasi dan debirokratisasi adalah upaya untuk membangun suatu sistem perbankan yang sehat, efisien, dan tangguh. Kondisi 9erekonomian pada akhir periode 1982/1983 kurang menguntungkan, baik karena faktor eksternal maupun internal. Kemampuan pemerintah untuk menopang dana pembangunan semakin berkurang, untuk itu dilakukan perubahan strategi untuk mendorong peranan swasta agar lebih besar. Dampak dari over-regulated terhadap perbankan adalah kondisi stagnan dan hilangnya inisiatif perbankan. Hal tersebut mendorong BI melakukan deregulasi perbankan untuk memodernisasi perbankan sesuai dengan tuntutan masyarakat, dunia usaha, dan kehidupan ekonomi pada periode tersebut.
A. Tahun 1983
Pada tahun 1983 merupakan tahap awal deregulasi perbankan. Tahap awalnya berupa penghapusan pagu kredit, bank bebas menetapkan suku bunga kredit, tabungan, dan deposito, serta menghentikan pemberian Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI) kepada semua bank kecuali untuk jenis kredit tertentu yang berkaitan dengan pengembangan koperasi dan ekspor Deregulasi Perbankan 1983 merupakan kebijakan yang paling signifikan dalam system perbankan Indonesia. Deregulasi ini juga menjadi tonggak awal system pasar bebas perbankan nasional yang mempunyai konsekuensi yang cukup besar terhadap system perbankan.
B. Tahun 1988
Pada tahun 1988 pemerintah bersama BI melangkah lebih lanjut dalam deregulasi perbankan dengan mengeluarkan Paket Kebijakan Deregulasi Perbankan 1988 (Pakto 88) yang menjadi titik balik dari berbagai kebijakan penertiban perbankan 1971–1972. Pemberian izin usaha bank baru yang telah dihentikan sejak tahun 1971 dibuka kembali oleh Pakto88. Demikian pula dengan ijin pembukaan kantor cabang atau pendirian BPR menjadi lebih dipermudah dengan persyaratan modal ringan. Suatu kemudahan yang sebelumnya belum pernah dirasakan oleh dunia perbankan. Salah satu ketentuan fundamental dalam Pakto 88 adalah perijinan untuk bank devisa yang hanya mensyaratkan tingkat kesehatan dan aset bank telah mencapai minimal Rp 100 juta. Namun demikian, Pakto 88 juga mempunyai efek samping dalam bentuk penyalahgunaan kebebasan dan kemudahan oleh para pengurus bank.
C. Tahun 1990-an
BI mengeluarkan Paket Kebijakan Februari 1991 yang berisi ketentuan yang mewajibkan bank berhati-hati dalam pengelolaannya. Pada 1992 dikeluarkan UU Perbankan menggantikan UU No. 14/1967. Sejak saat itu, terjadi perubahan dalam klasifikasi jenis bank, yaitu bank umum dan BPR. UU Perbankan 1992 juga menetapkan berbagai ketentuan tentang kehati-hatian pengelolaan bank dan pengenaan sanksi bagi pengurus bank yang melakukan tindakan sengaja yang merugikan bank, seperti tidak melakukan pencatatan dan pelaporan yang benar, serta pemberian kredit fiktif, dengan ancaman hukuman pidana. Selain itu, UU Perbankan 1992 juga memberi wewenang yang luas kepada Bank Indonesia untuk melaksanakan fungsi pengawasan terhadap perbankan.
NE LNJUTAN SOAL NO 6 YG DERUGASI
D. Tahun 1992-1993
perbankan nasional mulai menghadapi permasalahan yaitu meningkatnya kredit macet yang menimbulkan beban kerugian pada bank dan berdampak keengganan bank untuk melakukan ekspansi kredit. BI menetapkan suatu program khusus untuk menangani kredit macet dan membentuk Forum Kerjasama dari Gubernur BI, Menteri Keuangan, Kehakiman, Jaksa Agung, Menteri/Ketua Badan Pertahanan Nasional, dan Ketua Badan Penyelesaian Piutang Negara. Selain kredit macet, yang menjadi penyebab keengganan bank dalam melakukan ekspansi kredit adalah karena ketatnya ketentuan dalam Pakfeb 1991 yang membebani perbankan. Hal itu ditakutkan akan mengganggu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Maka, dikeluarkanlah Pakmei 1993 yang melonggarkan ketentuan kehati-hatian yang sebelumnya ditetapkan dalam Paket februari 1991.
E. Tahun 1994
Perekonomian Indonesia mengalami booming economy dengan sektor properti sebagai pilihan utama. Keadaan itu menjadi daya tarik bagi investor asing. Pakmei 1993 ternyata memberikan hasil pertumbuhan kredit perbankan dalam waktu yang sangat singkat dan melewati tingkat yang dapat memberikan tekanan berat pada upaya pengendalian moneter. Kredit perbankan dalam jumlah besar mengalir deras ke berbagai sektor usaha, terutama properti, meski BI telah berusaha membatasi. Keadan ekonomi mulai memanas dan inflasi meningkat. Setelah berjalan lama, Pakto 88 mulai menampakkan dampak negatifnya. Kebebasan perbankan terutama dalam bank devisa, yang menghambat terciptanya sistem perbankan yang sehat.
F. Tahun 1995
Pada tahun 1995 mulai memperberat syarat ketentuan untuk menjadi bank devisa, meski langkah tersebut belum bisa menahan laju pertumbuhan perbankan. Pada 1996, sebagai upaya untuk menekan ekspansi kredit perbankan yang dianggap sebagai pemicu memanasnya mesin perekonomian, diterapkan kembali kebijakan moral suasion dengan cara menghimbau bank untuk menekan laju ekspansi kreditnya.
G. Tahun 1997
Walaupun ekpansi kredit perbankan mulai dapat ditahan, namun perkembangan usaha perbankan menjadi lebih sulit dikendalikan. Untuk itu, BI telah berencana untuk melikuidasi tujuh bank yang ternyata belum mendapat restu dari pemerintah.
DAN INI YG NO 7 DAN 8
7. Sumber dana bank
Pengertian sumber dana bank adalah usaha bank dalam menghimpun dana dari masyarakat perolehan ini tergantung pada bank itu sendiri, apakah dari simpanan masyarakat atau dari lembaga lainnya. Pemilihan sumber dana akan menentukan besar kecilnya biaya yang ditanggung.oleh karena itu pemiliha sumber dana harus dilakukan secara tepat.
8. Alokasi dana bank
menjual kembali dana yang diperoleh dari penghimpunan
dana dalam bentuk simpanan. Wujud dari pengalokasian dana adalah kredit
atau aset yang dianggap menguntungkan bank.
Selasa, 08 Maret 2011
Minggu, 28 November 2010
parfum ola ramlan
Sarah Jessica Parker, Britney Spears, hingga Jennifer Lopez, adalah beberapa artis kenamaan yang juga melansir parfum dengan namanya masing-masing. Umumnya, para artis ini merupakan ikon atas suatu gaya tertentu, sehingga mereka “mengukuhkan” dirinya lewat parfum.
Nampaknya, tren meluncurkan parfum dengan merek diri sendiri ini juga sudah menular ke Indonesia. Hal ini dilakukan Olla Ramlan, artis, model, dan sosialita Jakarta. Artis yang semakin dikenal lewat perannya di serial komedi situasi Orang Kaya Baru (OKB) ini meluncurkan parfum bernama The Woman by Olla Ramlan. Peluncuran ini dilakukan Jumat, (30/10), di C&F Perfumery, Grand Indonesia.
“Mengapa saya meluncurkan parfum ini adalah karena saya rasa ini sudah saatnya Indonesia memiliki parfum lokal dengan mutu internasional. Produsen parfum ini adalah produsen yang juga membuat parfum Sarah Jessica Parker dan Sean Comb (Puff Daddy). Alasan pribadi saya untuk berani mengeluarkan parfum adalah atas usulan suami saya. Jadi, parfum yang berada di bawah perusahaan VOL (Vera Olla Lifestyle) ini tercipta dari cinta kasih,” ujar Olla saat peluncuran.
Olla menjelaskan, parfum ini dibuat berdasarkan 4 karakter dan peran dalam hidup seorang wanita; The Believer, The Dreamer, The Fashionista, dan The Lover. Sisi-sisi tersebut bertautan dan membentuk diri masing-masing. Berdasar inspirasi tersebut pula Olla menciptakan kemasan parfumnya dengan bentuk mirip berlian, karena berlian terdiri dari berbagai sisi.
Aroma yang digunakan untuk menggambarkan keempat karakter tadi adalah percampuran antara bunga lili, mawar sutera, dan sedikit aroma musk untuk sentuhan akhirnya. Menurut Olla, parfum ini cocok untuk digunakan sehari-hari karena wanginya cukup ringan dan lembut. Parfum ini diedarkan dengan harga Rp 387.000.
Nampaknya, tren meluncurkan parfum dengan merek diri sendiri ini juga sudah menular ke Indonesia. Hal ini dilakukan Olla Ramlan, artis, model, dan sosialita Jakarta. Artis yang semakin dikenal lewat perannya di serial komedi situasi Orang Kaya Baru (OKB) ini meluncurkan parfum bernama The Woman by Olla Ramlan. Peluncuran ini dilakukan Jumat, (30/10), di C&F Perfumery, Grand Indonesia.
“Mengapa saya meluncurkan parfum ini adalah karena saya rasa ini sudah saatnya Indonesia memiliki parfum lokal dengan mutu internasional. Produsen parfum ini adalah produsen yang juga membuat parfum Sarah Jessica Parker dan Sean Comb (Puff Daddy). Alasan pribadi saya untuk berani mengeluarkan parfum adalah atas usulan suami saya. Jadi, parfum yang berada di bawah perusahaan VOL (Vera Olla Lifestyle) ini tercipta dari cinta kasih,” ujar Olla saat peluncuran.
Olla menjelaskan, parfum ini dibuat berdasarkan 4 karakter dan peran dalam hidup seorang wanita; The Believer, The Dreamer, The Fashionista, dan The Lover. Sisi-sisi tersebut bertautan dan membentuk diri masing-masing. Berdasar inspirasi tersebut pula Olla menciptakan kemasan parfumnya dengan bentuk mirip berlian, karena berlian terdiri dari berbagai sisi.
Aroma yang digunakan untuk menggambarkan keempat karakter tadi adalah percampuran antara bunga lili, mawar sutera, dan sedikit aroma musk untuk sentuhan akhirnya. Menurut Olla, parfum ini cocok untuk digunakan sehari-hari karena wanginya cukup ringan dan lembut. Parfum ini diedarkan dengan harga Rp 387.000.
7-eleven
7-Eleven adalah jaringan toko kelontong (convenience store) 24 jam asal Amerika Serikat yang sejak tahun 2005 kepemilikannya dipegang Seven & I Holdings Co., sebuah perusahaan Jepang. Pada tahun 2004, lebih dari 26.000 gerai 7-Eleven tersebar di 18 negara;[1] antara pasar terbesarnya adalah Amerika Serikat dan Jepang.
Didirikan pada tahun 1927 di Oak Cliff, Texas (kini masuk wilayah Dallas), nama "7-Eleven" mulai digunakan pada tahun 1946. Sebelum toko 24 jam pertama dibuka di Austin, Texas pada tahun 1962, 7-Eleven buka dari jam 7 pagi hingga 11 malam, dan karenanya bernama "7-Eleven" (7-Sebelas).
Tahun 1991, Southland Corporation yang merupakan pemilik 7-Eleven, sebagian besar sahamnya dijual kepada perusahaan jaringan supermarket Jepang, Ito-Yokado. Southland Corporation lalu diubah namanya menjadi 7-Eleven, Inc pada tahun 1999. Tahun 2005, seluruh saham 7-Eleven, Inc diambil alih Seven & I Holdings Co. sehingga perusahaan ini dimiliki sepenuhnya oleh pihak Jepang.
Setiap gerai 7-Eleven menjual berbagai jenis produk, umumnya makanan, minuman, dan majalah. Di berbagai negara, tersedia pula layanan seperti pembayaran tagihan serta penjualan makanan khas daerah. Produk khas 7-Eleven adalah Slurpee, sejenis minumas es dan Big Gulp, minuman soft drink berukuran besar.
Didirikan pada tahun 1927 di Oak Cliff, Texas (kini masuk wilayah Dallas), nama "7-Eleven" mulai digunakan pada tahun 1946. Sebelum toko 24 jam pertama dibuka di Austin, Texas pada tahun 1962, 7-Eleven buka dari jam 7 pagi hingga 11 malam, dan karenanya bernama "7-Eleven" (7-Sebelas).
Tahun 1991, Southland Corporation yang merupakan pemilik 7-Eleven, sebagian besar sahamnya dijual kepada perusahaan jaringan supermarket Jepang, Ito-Yokado. Southland Corporation lalu diubah namanya menjadi 7-Eleven, Inc pada tahun 1999. Tahun 2005, seluruh saham 7-Eleven, Inc diambil alih Seven & I Holdings Co. sehingga perusahaan ini dimiliki sepenuhnya oleh pihak Jepang.
Setiap gerai 7-Eleven menjual berbagai jenis produk, umumnya makanan, minuman, dan majalah. Di berbagai negara, tersedia pula layanan seperti pembayaran tagihan serta penjualan makanan khas daerah. Produk khas 7-Eleven adalah Slurpee, sejenis minumas es dan Big Gulp, minuman soft drink berukuran besar.
tebet utara,distro,resto dan
Papan reklame bertaburan di pinggir Jalan Tebet Utara Dalam, Jakarta Selatan. Meski sudah dipenuhi tempat usaha, kawasan itu sesungguhnya merupakan kawasan hunian.
PREUBAHAN berlaju kencang di Jalan Tebet Utara Dalam, Tebet, Jakarta Selatan tiga tahun terakhir. Seiring membaiknya kondisi ekonomi negeri ini, kawasan permukiman itu berubah wajah jadi tempat nongkrong (hang out) remaja dan anak muda berduit. Rumah tinggal pun disulap jadi deretan distro (distribution outlet), café, restoran, salon, dan spa.
Menurut Martin Sunu, pegelola dan pemilik Distro Bloop dan Endorse, dari 32 rumah di jalan sepanjang kurang lebih 300 meter itu, sisa empat yang masih berupa rumah tinggal. Sementara menurut Alexander Mulyoto, salah satu pemegang saham Bebek Ginyo, harga pasaran tanah di kawasan itu melejit empat kali lipat dari Rp 2,5 juta per meter tahun 2005 menjadi hampir Rp 10 juta sekarang ini.
Sedikitnya sudah ada delapan distro (meski penampilannya lebih mirip butik), belasan kafe dan restoran, serta sejumlah salon/spa di kawasan itu. Beberapa rumah sedang direnovasi, dan entah jenis usaha apa lagi yang akan muncul.
Pilihan jenis makanan yang tersedia di kawasan itu bervariasi, dari mie rebus, roti bakar, bakso, bebek, soto, sampai sandwich, burger, serta kebab turki. Harga makannya berkisar antara ribuan sampai tiga puluh ribuan rupiah per porsi. Distro-distro menawarkan aneka model t-shirt, topi, jaket, celana, blue jeans, serta pakaian wanita. Harga per potongnya antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000-an. Tak berlebihan kalau dikatakan, Tebet Utara telah menjelma jadi daerah tujuan wisata belanja dan kuliner.
Sore hingga malam distro dan tempat-tempat makan penuh pengunjung. Puncak keramaian terjadi pada akhir pekan. Para pengunjung umumnya remaja dan anak muda, sebagian masih dengan seragam sekolah. Mereka datang berombongan dengan menggunakan mobil pribadi. Jalanan pun jadi macet. Distro dan tempat-tempat makan itu tidak mampu menampung kendaraan para pengnjung. Sejumlah tempat makan bahkan tidak punya tempat parkir.
Sejumlah tempat makan punya area outdoor yang berbatasan dengan jalan. Suasananya terasa santai. Sayang, jalanannya sering macet, asap kendaraan bisa mengganggu kenyamanan.
Distro
Awalnya di kawasan itu, tepatnya di trotoar di samping SMPN 115, hanya terdapat sebuah warung mie dan roti bakar bernama Wafa ’99 milik Haji Mansyur yang terkenal di kalangan anak-anak muda. Warung itu beroperasi sejak tahun 1982 dan mulai 2001 buka 24 jam. “Nongkrong di Wafa,” begitu kata sejumlah anak remaja sekitar empat tahun lalu.
Wafa ’99 masih bertahan, ramai, dan tetap berada di kaki lima. Harga makannya murah meriah, rata-rata Rp 7.000.
Kawasan itu baru mulai menggeliat tahun 2003, ketika Martin Sunu (29) merintis usaha distro yang diberi nama Bloop. Martin menjual barang-barang lokal yang diproduksi dalam jumlah sangat terbatas dengan harga terjangkau. Ia menyewa sebuah rumah. Lokasi itu dipilih karena disekitarnya banyak sekolah dan tempat kursus. Segmen pasar yang hendak disasar memang para remaja dan anak-anak muda. Ia buka distronya menjelang lebaran dan ternyata mendapat sambutan hangat.
Sukses dengan distro pertama yang dimulai dengan selusin koleksi t-shirt, Martin lalu membuka satu lagi di seberang jalan dan diberi nama Endorse. Usahanya berkembang pesat. Dari fashion, Martin yang mendapat sokongan penuh keluarganya merambah ke usaha tempat makan. Ia dan keluarganya lalu membuka DeJones Burger dan Bebek Ginyo. DeJones saban hari dijubeli anak-anak muda, sementara Bebek Ginyo menjadi restoran anak muda dan keluarga muda.
Sukses Martin menarik para pemilik modal lain. Mitra usaha Martin yang semula merupakan supplier untuk Bloop dan Endorse kemudian membuka distro sendiri di kawasan itu. Pengusaha salon/spa dan tempat makan pun bermunculan.
Alexander Mulyoto menuturkan, seiring berkembangnya kawasan itu sebagai tempat usaha, harga tanahnya melonjak. “Tahun 2005, ketika kami membeli tanah di sini, harganya masih Rp 2,5 juta per meter. Sekarang pasarannya sekitar Rp 10 juta,” kata Mulyoto.
Kawasan Hunian
Kawasan Tebet secara keseluruhan memang tengah berkembang pesat. Tebet yang awalnya merupakan tempat relokasi warga Senayan yang jadi korban gusuran pada tahun 1959 dan awal 1960-an karena di Senayan dibangun gelanggang olahraga (Gelora Bung Karno), kini jadi tempat bisnis dan hang-out anak-anak muda serta orang kantoran.
Tempat makan dan aneka jenis usaha lain bermunculan di sela-sela rumah tinggal. Perubahan di kawasan itu berlangsung cepat sejak krisis moneter tahun 1998, ketika banyak perusahaan yang berkantor di kawasan segitiga emas Sudirman, Thamrin dan Kuningan yang terlilit krisis. Perusahaan-perusahaan tidak sanggup membayar sewa kantor di kawasan segitiga emas lalu melirik kawasan Tebet.
Maka arus modal pun membanjiri Tebet. Perubahan yang menyertai datangnya arus modal itu menabrak sejumlah aturan tata ruang. Kawasan Tebet Utara itu misalnya, meski telah dipadati distro dan restoran, kawasan itu sesungguhnya merupakan kawasan hunian. Berdasarkan Rencana Rinci Tata Ruang Wilayah Kecamatan Tahun 2005 yang berlaku hingga kini, peruntukan kawasan itu untuk wisma dengan fasilitasnya. Artinya, daerah itu merupakan kawasan hunian, bukan untuk tempat usaha atau komersial.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepertinya tutup mata terhadap penyimpangan yang terjadi. Alhasil, rumah tinggal terus berganti wajah jadi tempat usaha dan tampaknya hal itu tidak akan terbendung.
PREUBAHAN berlaju kencang di Jalan Tebet Utara Dalam, Tebet, Jakarta Selatan tiga tahun terakhir. Seiring membaiknya kondisi ekonomi negeri ini, kawasan permukiman itu berubah wajah jadi tempat nongkrong (hang out) remaja dan anak muda berduit. Rumah tinggal pun disulap jadi deretan distro (distribution outlet), café, restoran, salon, dan spa.
Menurut Martin Sunu, pegelola dan pemilik Distro Bloop dan Endorse, dari 32 rumah di jalan sepanjang kurang lebih 300 meter itu, sisa empat yang masih berupa rumah tinggal. Sementara menurut Alexander Mulyoto, salah satu pemegang saham Bebek Ginyo, harga pasaran tanah di kawasan itu melejit empat kali lipat dari Rp 2,5 juta per meter tahun 2005 menjadi hampir Rp 10 juta sekarang ini.
Sedikitnya sudah ada delapan distro (meski penampilannya lebih mirip butik), belasan kafe dan restoran, serta sejumlah salon/spa di kawasan itu. Beberapa rumah sedang direnovasi, dan entah jenis usaha apa lagi yang akan muncul.
Pilihan jenis makanan yang tersedia di kawasan itu bervariasi, dari mie rebus, roti bakar, bakso, bebek, soto, sampai sandwich, burger, serta kebab turki. Harga makannya berkisar antara ribuan sampai tiga puluh ribuan rupiah per porsi. Distro-distro menawarkan aneka model t-shirt, topi, jaket, celana, blue jeans, serta pakaian wanita. Harga per potongnya antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000-an. Tak berlebihan kalau dikatakan, Tebet Utara telah menjelma jadi daerah tujuan wisata belanja dan kuliner.
Sore hingga malam distro dan tempat-tempat makan penuh pengunjung. Puncak keramaian terjadi pada akhir pekan. Para pengunjung umumnya remaja dan anak muda, sebagian masih dengan seragam sekolah. Mereka datang berombongan dengan menggunakan mobil pribadi. Jalanan pun jadi macet. Distro dan tempat-tempat makan itu tidak mampu menampung kendaraan para pengnjung. Sejumlah tempat makan bahkan tidak punya tempat parkir.
Sejumlah tempat makan punya area outdoor yang berbatasan dengan jalan. Suasananya terasa santai. Sayang, jalanannya sering macet, asap kendaraan bisa mengganggu kenyamanan.
Distro
Awalnya di kawasan itu, tepatnya di trotoar di samping SMPN 115, hanya terdapat sebuah warung mie dan roti bakar bernama Wafa ’99 milik Haji Mansyur yang terkenal di kalangan anak-anak muda. Warung itu beroperasi sejak tahun 1982 dan mulai 2001 buka 24 jam. “Nongkrong di Wafa,” begitu kata sejumlah anak remaja sekitar empat tahun lalu.
Wafa ’99 masih bertahan, ramai, dan tetap berada di kaki lima. Harga makannya murah meriah, rata-rata Rp 7.000.
Kawasan itu baru mulai menggeliat tahun 2003, ketika Martin Sunu (29) merintis usaha distro yang diberi nama Bloop. Martin menjual barang-barang lokal yang diproduksi dalam jumlah sangat terbatas dengan harga terjangkau. Ia menyewa sebuah rumah. Lokasi itu dipilih karena disekitarnya banyak sekolah dan tempat kursus. Segmen pasar yang hendak disasar memang para remaja dan anak-anak muda. Ia buka distronya menjelang lebaran dan ternyata mendapat sambutan hangat.
Sukses dengan distro pertama yang dimulai dengan selusin koleksi t-shirt, Martin lalu membuka satu lagi di seberang jalan dan diberi nama Endorse. Usahanya berkembang pesat. Dari fashion, Martin yang mendapat sokongan penuh keluarganya merambah ke usaha tempat makan. Ia dan keluarganya lalu membuka DeJones Burger dan Bebek Ginyo. DeJones saban hari dijubeli anak-anak muda, sementara Bebek Ginyo menjadi restoran anak muda dan keluarga muda.
Sukses Martin menarik para pemilik modal lain. Mitra usaha Martin yang semula merupakan supplier untuk Bloop dan Endorse kemudian membuka distro sendiri di kawasan itu. Pengusaha salon/spa dan tempat makan pun bermunculan.
Alexander Mulyoto menuturkan, seiring berkembangnya kawasan itu sebagai tempat usaha, harga tanahnya melonjak. “Tahun 2005, ketika kami membeli tanah di sini, harganya masih Rp 2,5 juta per meter. Sekarang pasarannya sekitar Rp 10 juta,” kata Mulyoto.
Kawasan Hunian
Kawasan Tebet secara keseluruhan memang tengah berkembang pesat. Tebet yang awalnya merupakan tempat relokasi warga Senayan yang jadi korban gusuran pada tahun 1959 dan awal 1960-an karena di Senayan dibangun gelanggang olahraga (Gelora Bung Karno), kini jadi tempat bisnis dan hang-out anak-anak muda serta orang kantoran.
Tempat makan dan aneka jenis usaha lain bermunculan di sela-sela rumah tinggal. Perubahan di kawasan itu berlangsung cepat sejak krisis moneter tahun 1998, ketika banyak perusahaan yang berkantor di kawasan segitiga emas Sudirman, Thamrin dan Kuningan yang terlilit krisis. Perusahaan-perusahaan tidak sanggup membayar sewa kantor di kawasan segitiga emas lalu melirik kawasan Tebet.
Maka arus modal pun membanjiri Tebet. Perubahan yang menyertai datangnya arus modal itu menabrak sejumlah aturan tata ruang. Kawasan Tebet Utara itu misalnya, meski telah dipadati distro dan restoran, kawasan itu sesungguhnya merupakan kawasan hunian. Berdasarkan Rencana Rinci Tata Ruang Wilayah Kecamatan Tahun 2005 yang berlaku hingga kini, peruntukan kawasan itu untuk wisma dengan fasilitasnya. Artinya, daerah itu merupakan kawasan hunian, bukan untuk tempat usaha atau komersial.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepertinya tutup mata terhadap penyimpangan yang terjadi. Alhasil, rumah tinggal terus berganti wajah jadi tempat usaha dan tampaknya hal itu tidak akan terbendung.
BAHAYA ALKOHOL
Bahaya Alkohol
Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan di jurnal medis Lancet, sang pakar obat-obatan Profesor David Nutt yang merupakan mantan ketua penasehat obat-obatan pemerintah Inggris, memperkenalkan cara baru untuk mengukur kerusakan akibat (penyalahgunaan) obat yang menilai bahayanya pada tingkat perseorangan maupun bahayanya terhadap masyarakat secara keseluruhan.
Hasil analisanya menunjukkan bahwa ketika kedua faktor di atas digabungkan, penyalahgunaan alkohol merupakan hal yang paling berbahaya atau merusak, setelah itu baru heroin kemudian kokain.
Makalah tersebut ditulis oleh Profesor Nutt dari Imperial College London, dan Komite Independen Sains mengenai Obat-obatan, Dr. Leslie King yang merupakan Penasehat Ahli Inggris untuk Pusat Monitoring Obat-obatan dan Adiksi Eropa, serta Dr. Lawrence Philips dari London School of Economics and Political Science, seperti yang dilansir oleh Telegraph pada tanggal 1 November 2010.
Penilaian baru tersebut menggunakan sembilan kategori bahaya terhadap diri sendiri dan tujuh kategori bahaya terhadap masyarakat sebagai kesatuan berbagai individu.
Kategori-kategori "bahaya terhadap diri" sendiri meliputi kematian atau mortalitas, kesehatan buruk, penurunan daya pikir, kehilangan pertemanan serta cedera.
Kategori-kategori "bahaya terhadap orang lain" meliputi tindak kriminal, kerusakan lingkungan, konflik keluarga dan penurunan kesatuan komunitas.
Heroin, kokain dan kristal met atau sabu-sabu merupakan obat-obatan yang paling membahayakan bagi perseorangan, sedangkan alkohol, heroin dan kokain paling membahayakan bagi orang lain.
Contoh tersebut menunjukkan bahwa selain merupakan obat-obatan yang paling berbahaya secara keseluruhan, alkohol hampir tiga kali sama bahayanya dengan kokain atau tembakau.
Hal tersebut juga menunjukkan bahwa alkohol di atas lima kali lipat lebih berbahaya dari mefedron yang sebelumnya dilegalkan di Inggris tapi kemudian dikategorikan sebagai obat-obatan terkontrol kelas B pada bulan April 2010.
Ekstasi yang mendapat perhatian media selama dua dekade terakhir hanya seperdelapan sama bahayanya dengan alkohol dalam analisis baru ini.
Para pakar tersebut menyimpulkan: "Penemuan kami mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan di Inggris dan Belanda yang mengkonfirmasikan bahwa sistem klasifikasi obat-obatan saat ini kecil hubungannya dengan bukti bahayanya."
Mereka juga setuju dengan kesimpulan laporan-laporan pakar sebelumnya yang sangat serius menargetkan bahaya alkohol sebagai strategi kesehatan masyarakat yang sah dan diperlukan.
Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan di jurnal medis Lancet, sang pakar obat-obatan Profesor David Nutt yang merupakan mantan ketua penasehat obat-obatan pemerintah Inggris, memperkenalkan cara baru untuk mengukur kerusakan akibat (penyalahgunaan) obat yang menilai bahayanya pada tingkat perseorangan maupun bahayanya terhadap masyarakat secara keseluruhan.
Hasil analisanya menunjukkan bahwa ketika kedua faktor di atas digabungkan, penyalahgunaan alkohol merupakan hal yang paling berbahaya atau merusak, setelah itu baru heroin kemudian kokain.
Makalah tersebut ditulis oleh Profesor Nutt dari Imperial College London, dan Komite Independen Sains mengenai Obat-obatan, Dr. Leslie King yang merupakan Penasehat Ahli Inggris untuk Pusat Monitoring Obat-obatan dan Adiksi Eropa, serta Dr. Lawrence Philips dari London School of Economics and Political Science, seperti yang dilansir oleh Telegraph pada tanggal 1 November 2010.
Penilaian baru tersebut menggunakan sembilan kategori bahaya terhadap diri sendiri dan tujuh kategori bahaya terhadap masyarakat sebagai kesatuan berbagai individu.
Kategori-kategori "bahaya terhadap diri" sendiri meliputi kematian atau mortalitas, kesehatan buruk, penurunan daya pikir, kehilangan pertemanan serta cedera.
Kategori-kategori "bahaya terhadap orang lain" meliputi tindak kriminal, kerusakan lingkungan, konflik keluarga dan penurunan kesatuan komunitas.
Heroin, kokain dan kristal met atau sabu-sabu merupakan obat-obatan yang paling membahayakan bagi perseorangan, sedangkan alkohol, heroin dan kokain paling membahayakan bagi orang lain.
Contoh tersebut menunjukkan bahwa selain merupakan obat-obatan yang paling berbahaya secara keseluruhan, alkohol hampir tiga kali sama bahayanya dengan kokain atau tembakau.
Hal tersebut juga menunjukkan bahwa alkohol di atas lima kali lipat lebih berbahaya dari mefedron yang sebelumnya dilegalkan di Inggris tapi kemudian dikategorikan sebagai obat-obatan terkontrol kelas B pada bulan April 2010.
Ekstasi yang mendapat perhatian media selama dua dekade terakhir hanya seperdelapan sama bahayanya dengan alkohol dalam analisis baru ini.
Para pakar tersebut menyimpulkan: "Penemuan kami mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan di Inggris dan Belanda yang mengkonfirmasikan bahwa sistem klasifikasi obat-obatan saat ini kecil hubungannya dengan bukti bahayanya."
Mereka juga setuju dengan kesimpulan laporan-laporan pakar sebelumnya yang sangat serius menargetkan bahaya alkohol sebagai strategi kesehatan masyarakat yang sah dan diperlukan.
lyric "If you're not the one "
If you're not the one then why does my soul feel glad today?
If you're not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call?
If you are not mine would I have the strength to stand at all?
I never know what the future brings
But I know you're here with me now
We'll make it through
And I hope you are the one I share my life with
I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?
If I don't need you then why am I crying on my bed?
If I don't need you then why does your name resound in my head?
If you're not for me then why does this distance maim my life?
If you're not for me then why do I dream of you as my wife?
I don't know life so far away
But I know that its just a trip
We'll make it through
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I'm praying you're the one I'Ve build my home with
I hope I love you all my life
I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?
'Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
'Cause I love you, whether it's wrong or right
And though I can't be with you tonight
You know my heart is by your side
I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?
If you're not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call?
If you are not mine would I have the strength to stand at all?
I never know what the future brings
But I know you're here with me now
We'll make it through
And I hope you are the one I share my life with
I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?
If I don't need you then why am I crying on my bed?
If I don't need you then why does your name resound in my head?
If you're not for me then why does this distance maim my life?
If you're not for me then why do I dream of you as my wife?
I don't know life so far away
But I know that its just a trip
We'll make it through
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I'm praying you're the one I'Ve build my home with
I hope I love you all my life
I don't wanna run away but I can't take it, I don't understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?
'Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
'Cause I love you, whether it's wrong or right
And though I can't be with you tonight
You know my heart is by your side
I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?
Minggu, 07 November 2010
menu 2
2. a. Akuntansi dan teknologi Informasi :
sistem informasi akuntansi akan melaksanakan lima fungsi utamanya yaitu :
a. Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan
b. Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.
c. Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
d. Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga.
Penghasil informasi yang menyediakan informasi yang cukup bagi pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, mengeksekusi perencanaan dan mengkontrol aktivitas.
OTOMATISASI KANTOR, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal yang terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang-orang didalam maupun diluar perusahaan.
Otomasi Kantor Dan Perlunya Otomasi Kantor
Istilah sistem informasi akuntansi meliputi penggunaan teknologi informasi untuk penyajian informasi kepada para pemakai. Komputer digunakan pada seluruh tipe sistem informasi. TI mencakup komputer dan juga teknologi lain yang digunakan untuk memproses informasi. Teknologi seperti mesin pembaca kode bar dan peralatan scanning, dan protokol-protokol komunikasi dan standar-standar seperti ANSI X.12, penting bagi otomasi kantor.
Contoh Tentang Teknologi Tanggap Cepat
Istilah sistem tanggap cepat-Quick response system yaitu maksudnya menjelaskan yang ‘cepat’ dan “responsif”. Tetapi arti dari konsep tangap cepat jauh lebih mendalam. Sistem tanggap cepat penting bagi gerakantotal quality performance(TQP) perusahaan. TQP (Total Quality Management-TQM) adalah filosofi untuk melaksanakan sesuatu yang tepat dengan tepat pada saat pertama. TQP mensyaratkan produksi berkualitas tinggi, efisiensi operasional, dan perbaikan terus menerus dalam operasi. TQP menekankan “kepuasan pelanggan” sedemikian rupa hingga tercapai “obsesi pelanggan”. Dalam lingkungan dunia bisnis yang sangat kompetitif, TQP adalah strategi untuk dapat bertahan hidup.
b. Akuntan dan Perkembangan Sistem :
Dari Hakikat Pengembangan Sistem
Proyek pengembangan sistem pada umumnya mencakup tiga tahap utama yaitu :
1. Analisis system
Meliputi formulasi dan evaluasi solusi-solusi atas masalah-masalah sistem. Penekanan dalam analisis sistem adalah tujuan keseluruhan sistem. Hal yang mendasar dalam hal ini adalah imbal balik, untung rugi, dalam pencapaian tujuan sistem. Tujuan umum analisis sistem dapat diikhtisarkan sebagai berikut :
• Untuk meningkatkan kualitas informasi.
• Untuk meningkatkan pengendalian intern.
• Untuk meminimalkan biaya.
Tujuan-tujuan ini saling berhubungan dan kadang-kadang bertentangan satu sama lain. Perihal untung rugi harus ditentukan dalam memilih antara tujuan kehematan dengan kemanfaatan, atau antara kesederhanaan dan sistem yang realististetapi kompleks. Kadang-kadang, metode evaluasi untung rugi bersifat subyektifkarena f aktor-f aktor yang terlibat sulit untuk dikuantifikasi.
sistem informasi akuntansi akan melaksanakan lima fungsi utamanya yaitu :
a. Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan
b. Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.
c. Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
d. Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga.
Penghasil informasi yang menyediakan informasi yang cukup bagi pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, mengeksekusi perencanaan dan mengkontrol aktivitas.
OTOMATISASI KANTOR, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal yang terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang-orang didalam maupun diluar perusahaan.
Otomasi Kantor Dan Perlunya Otomasi Kantor
Istilah sistem informasi akuntansi meliputi penggunaan teknologi informasi untuk penyajian informasi kepada para pemakai. Komputer digunakan pada seluruh tipe sistem informasi. TI mencakup komputer dan juga teknologi lain yang digunakan untuk memproses informasi. Teknologi seperti mesin pembaca kode bar dan peralatan scanning, dan protokol-protokol komunikasi dan standar-standar seperti ANSI X.12, penting bagi otomasi kantor.
Contoh Tentang Teknologi Tanggap Cepat
Istilah sistem tanggap cepat-Quick response system yaitu maksudnya menjelaskan yang ‘cepat’ dan “responsif”. Tetapi arti dari konsep tangap cepat jauh lebih mendalam. Sistem tanggap cepat penting bagi gerakantotal quality performance(TQP) perusahaan. TQP (Total Quality Management-TQM) adalah filosofi untuk melaksanakan sesuatu yang tepat dengan tepat pada saat pertama. TQP mensyaratkan produksi berkualitas tinggi, efisiensi operasional, dan perbaikan terus menerus dalam operasi. TQP menekankan “kepuasan pelanggan” sedemikian rupa hingga tercapai “obsesi pelanggan”. Dalam lingkungan dunia bisnis yang sangat kompetitif, TQP adalah strategi untuk dapat bertahan hidup.
b. Akuntan dan Perkembangan Sistem :
Dari Hakikat Pengembangan Sistem
Proyek pengembangan sistem pada umumnya mencakup tiga tahap utama yaitu :
1. Analisis system
Meliputi formulasi dan evaluasi solusi-solusi atas masalah-masalah sistem. Penekanan dalam analisis sistem adalah tujuan keseluruhan sistem. Hal yang mendasar dalam hal ini adalah imbal balik, untung rugi, dalam pencapaian tujuan sistem. Tujuan umum analisis sistem dapat diikhtisarkan sebagai berikut :
• Untuk meningkatkan kualitas informasi.
• Untuk meningkatkan pengendalian intern.
• Untuk meminimalkan biaya.
Tujuan-tujuan ini saling berhubungan dan kadang-kadang bertentangan satu sama lain. Perihal untung rugi harus ditentukan dalam memilih antara tujuan kehematan dengan kemanfaatan, atau antara kesederhanaan dan sistem yang realististetapi kompleks. Kadang-kadang, metode evaluasi untung rugi bersifat subyektifkarena f aktor-f aktor yang terlibat sulit untuk dikuantifikasi.
Langganan:
Postingan (Atom)
